EMITEN batu bara berkapitalisasi besar kerap dipantau melalui perubahan harga dan kekuatan labanya. Berdasarkan data per 7 Oktober 2026, saham aadi naik sekitar 41% selama Juli sampai September 2026, berdasarkan perhitungan dari return bulanan, dengan market cap sebesar Rp94,22 triliun.
Bagi investor yang menggunakan aplikasi saham Makmur aman dan Terbaik, pergerakan tersebut dapat menjadi titik awal untuk mencermati valuasi, profitabilitas, dan dividen perusahaan. Namun, kenaikan harga tetap perlu dibaca bersama indikator lainnya sebelum menjadi dasar pertimbangan investasi.
Mengenal AADI
AADI adalah PT Adaro Andalan Indonesia Tbk, perusahaan induk yang memiliki anak usaha di bidang pertambangan batu bara termal. Kegiatan anak usahanya juga mencakup logistik, pengelolaan aset lahan, dan pengelolaan air.
Dalam operasional pertambangannya, AADI memiliki tujuh aset batu bara termal yang tersebar di Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah. Cakupan usaha tersebut memberi gambaran mengenai aktivitas perusahaan.
Data pasar AADI juga menunjukkan skala dan aktivitas perdagangannya. Kode saham ini memiliki market cap Rp94,22 triliun, dengan jumlah saham beredar atau tradeable shares sebanyak 7,79 miliar.
Sementara itu, volume perdagangan tercatat 4,81 juta saham dan rata-rata volume selama tiga bulan berada di 9,75 juta saham. Angka-angka tersebut dapat dibaca sebagai informasi pelengkap ketika Anda mengamati saham AADI, berdampingan dengan data valuasi dan kinerja perusahaan.
Ringkasan Performa AADI
Valuasi dan profitabilitas dapat dibaca bersama untuk memperoleh gambaran mengenai laba AADI. P/E ratio tercatat 6,6, sedangkan P/S ratio berada di 1,06 dan P/B ratio di 1,47. Pada sisi profitabilitas, EPS mencapai 1.833,76, ROA sebesar 14,99%, dan ROE sebesar 26,41%. AADI juga mencatat gross margin 30,74% serta OPM 25,98%. Masing-masing metrik memberi sudut pandang berbeda dalam membaca kinerja.
Informasi dividen, leverage, dan return bulanan melengkapi ringkasan tersebut. DPS AADI tercatat 538,11 dengan dividend yield 4,45%, sementara DER berada di 0,67 kali. Untuk pergerakan harga, return Juli 2026 sebesar 18,65%, Agustus 17,34%, dan September 1,15%. Jika ketiga return bulanan tersebut dimajemukkan, hasilnya sekitar 41%. Angka ini merupakan hasil perhitungan dari return bulanan, bukan penjumlahan sederhana setiap persentase.
Mengapa AADI Naik 41% dalam 3 Bulan
Kenaikan sekitar 41% selama tiga bulan terjadi bersamaan dengan sejumlah angka profitabilitas yang positif. ROE sebesar 26,41% dan OPM 25,98% menunjukkan bahwa AADI mencatat profitabilitas positif berdasarkan data yang digunakan. Namun, angka tersebut tidak dengan sendirinya menjelaskan penyebab kenaikan harga.
Informasi aktivitas perdagangan juga perlu dicermati. Volume harian sebesar 4,81 juta saham berada di bawah rata-rata volume tiga bulan sebesar 9,75 juta saham. Perbedaan tersebut memberi gambaran mengenai aktivitas perdagangan pada hari pengambilan data, tetapi tidak dapat digunakan sendirian untuk menjelaskan arah harga saham.
Rangkaian return bulanan 2026 memperlihatkan bahwa kenaikan pada Juli sampai September merupakan bagian dari pergerakan tahunan yang berubah-ubah. Pada Januari hingga Juni, return berturut-turut tercatat +8,96%, +21,71%, +21,89%, +2,88%, -27,59%, dan -7,44%. Setelah periode tersebut, Oktober 2026 mencatat return +10,50%. Rata-rata return 2026 berada di +6,81%, sedangkan rata-rata 2025 tercatat -0,94%.
Data tersebut menunjukkan bahwa pergerakan harga AADI tidak berlangsung dalam satu arah sepanjang tahun. Karena itu, kenaikan sekitar 41% dalam tiga bulan sebaiknya dilihat bersama pola return yang lebih panjang, kondisi profitabilitas, valuasi, dan kebijakan dividen perusahaan.
Mulai Berinvestasi di Makmur Sekarang Juga!
Setelah memahami data AADI, Anda dapat menggunakan Makmur untuk memantau saham dan melakukan transaksi investasi. Saat mengamati pergerakannya, Anda dapat mencocokkan angka return, dividend yield, valuasi, dan profitabilitas dengan harga yang sedang dipantau.
Untuk AADI, kenaikan sekitar 41% selama Juli hingga September 2026 terjadi bersamaan dengan P/E ratio 6,6 dan ROE 26,41%. Namun, setiap indikator mengukur aspek yang berbeda sehingga sebaiknya tidak digunakan secara terpisah.
Langkah awal yang rapi dapat membantu Anda mengambil keputusan dengan lebih sistematis. Data valuasi, dividen, profitabilitas, serta return bulanan AADI dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan sebelum menentukan langkah investasi. Memeriksa tiap informasi secara bersamaan juga membantu Anda melihat perbedaan antara pergerakan harga, ukuran valuasi, dan kinerja yang tercatat. [*]











































































