Barak ID
  • Indeks
  • News
    • Berita
      • People & Society
        • Religion & Belief
      • Peristiwa
      • Politik
      • Regional
        • Sumatera Utara
          • Medan
          • Deli Serdang
          • Kabupaten Simalungun
          • Pematang Siantar
        • Bandung
        • Manado
        • Sulawesi Selatan
          • Makassar
          • Toraja
      • Nasional
      • Dunia
      • Otomotif
      • Trending
  • Bisnis
    • Finansial
    • Investasi
    • Lowongan Kerja
  • Hot
    • Anime
    • Entertain
    • K Pop
    • Seleb
    • Sinopsis
  • Jejak
  • Misteri
  • Tekno
    • Aplikasi
    • Artificial Intelligence
    • Brand
    • Game
    • Laptop
    • Smartphone
    • Tablet
  • Sports
    • Badminton
    • MotoGP
    • Berita Bola
  • Spesial
  • Sensasi
  • Flona
    • Animalia
    • Nabatah
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Indeks
  • News
    • Berita
      • People & Society
        • Religion & Belief
      • Peristiwa
      • Politik
      • Regional
        • Sumatera Utara
          • Medan
          • Deli Serdang
          • Kabupaten Simalungun
          • Pematang Siantar
        • Bandung
        • Manado
        • Sulawesi Selatan
          • Makassar
          • Toraja
      • Nasional
      • Dunia
      • Otomotif
      • Trending
  • Bisnis
    • Finansial
    • Investasi
    • Lowongan Kerja
  • Hot
    • Anime
    • Entertain
    • K Pop
    • Seleb
    • Sinopsis
  • Jejak
  • Misteri
  • Tekno
    • Aplikasi
    • Artificial Intelligence
    • Brand
    • Game
    • Laptop
    • Smartphone
    • Tablet
  • Sports
    • Badminton
    • MotoGP
    • Berita Bola
  • Spesial
  • Sensasi
  • Flona
    • Animalia
    • Nabatah
  • Wisata
No Result
View All Result
Barak ID
  • Indeks
  • Berita
  • Bisnis
  • Hot
  • Sports
  • Tekno
  • Misteri
  • Wisata & Perjalanan
  • Sensasi
  • Spesial
  • Sponsored
  • Jejak
Home Artificial Intelligence

Uni Eropa Setujui UU Kecerdasan Buatan: Era Baru Pengaturan AI di Sektor Berisiko Tinggi

Author: Zainal
7 Juni 2024 | 04:42 WIB
Rubrik: Artificial Intelligence
Uni eropa mengesahkan uu ai untuk mengatur penggunaan teknologi kecerdasan buatan di sektor berisiko tinggi.

Uni Eropa mengesahkan UU AI untuk mengatur penggunaan teknologi kecerdasan buatan di sektor berisiko tinggi.

BARAK.ID – Pada tanggal 21 Mei 2024, para menteri Uni Eropa (UE) menandatangani undang-undang penting yang akan mengatur penggunaan kecerdasan buatan (AI) di sektor-sektor yang dianggap “berisiko tinggi” seperti supremasi hukum dan ketenagakerjaan.

Uni Eropa Setujui UU Kecerdasan Buatan: Era Baru Pengaturan AI di Sektor Berisiko Tinggi

Undang-undang ini menuntut agar teknologi AI yang digunakan harus menunjukkan tingkat transparansi dan akurasi yang memadai.

Pengesahan UU Kecerdasan Buatan oleh Uni Eropa (UE)

Setelah dua bulan dari dukungan Parlemen Eropa, negara-negara anggota Uni Eropa akhirnya menyetujui UU Kecerdasan Buatan.

Langkah ini menunjukkan komitmen UE untuk menerapkan regulasi yang lebih ketat dibandingkan dengan pendekatan yang ada di Amerika Serikat, yang lebih bersifat sukarela dalam hal teknologi AI.

Dengan aturan baru ini, Uni Eropa berharap dapat memimpin dalam pengaturan teknologi AI di seluruh dunia.

Detail UU Kecerdasan Buatan

UU Kecerdasan Buatan menetapkan bahwa sistem AI yang digunakan dalam situasi “berisiko tinggi” harus melalui sertifikasi dari badan yang telah disetujui sebelum dapat dipasarkan di Uni Eropa.

Situasi yang dimaksud meliputi penggunaan teknologi AI yang dapat mempengaruhi kesehatan, keselamatan, hak-hak dasar, lingkungan, demokrasi, pemilihan umum, dan supremasi hukum.

Larangan Sistem yang Berisiko Tinggi

Sistem seperti penilaian kredit sosial yang diterapkan di Cina akan dilarang di Uni Eropa.

Larangan ini juga berlaku untuk sistem kategorisasi biometrik berdasarkan pandangan agama atau dunia, orientasi seksual, dan ras.

Sementara itu, penggunaan pengenalan wajah secara real-time di CCTV, yang sebelumnya dilarang, masih diizinkan untuk tujuan tertentu seperti menemukan orang hilang atau korban penculikan, mencegah perdagangan manusia, dan mengidentifikasi tersangka dalam kasus-kasus kriminal serius.

Baca Juga: Selamat Ulang Tahun ke-1, ChatGPT!

Standar Transparansi untuk Teknologi AI Berisiko Rendah

Bagi teknologi AI yang dianggap berisiko rendah, tetap ada kewajiban untuk memenuhi standar transparansi.

Misalnya, setiap konten yang dihasilkan oleh teknologi AI harus diungkapkan agar masyarakat dapat memutuskan tingkat kepercayaan terhadap teknologi tersebut.

Baca Juga: Kominfo Siapkan Regulasi Baru untuk Penggunaan AI

Pembentukan Kantor AI di Komisi Eropa

Komisi Eropa akan mendirikan sebuah “Kantor AI” baru untuk memastikan bahwa undang-undang ini ditegakkan di seluruh Uni Eropa.

Kantor ini akan bertanggung jawab untuk mengawasi pelaksanaan aturan dan memberikan dukungan kepada negara-negara anggota dalam menerapkan regulasi baru ini.

Baca Juga: Masa Depan Profesi Jasa Penulis Artikel di Tengah Gempuran ChatGPT dan Sejenisnya

Proses Pemberlakuan UU Kecerdasan Buatan

UU baru ini masih membutuhkan tanda tangan dari presiden badan legislatif Uni Eropa sebelum diterbitkan dalam buku undang-undang Uni Eropa.

Secara teknis, aturan ini akan mulai berlaku 20 hari setelah diterbitkan, namun sebagian besar ketentuan baru akan diterapkan setelah dua tahun.

Seiring dengan kekhawatiran yang meluas mengenai potensi kerusakan dari teknologi AI, lebih dari selusin perusahaan kecerdasan buatan terkemuka di dunia telah berkomitmen untuk meningkatkan keselamatan pada pertemuan global di Seoul pada tanggal 21 Mei.

“Komitmen ini akan memastikan bahwa perusahaan-perusahaan AI terkemuka di dunia akan memberikan transparansi dan akuntabilitas dalam mengembangkan teknologi AI yang aman,” kata Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak, dalam sebuah pernyataan dari Departemen Sains, Inovasi, dan Teknologi Inggris.

Baca Juga: 7 Aplikasi AI Art Generator Gratis: Membuat Gambar AI Jadi Lebih Mudah

Perusahaan yang Berpartisipasi dalam Komitmen Keselamatan

Perusahaan-perusahaan AI terkemuka yang berpartisipasi termasuk Google, Meta, Microsoft, dan OpenAI milik Alphabet, serta perusahaan-perusahaan lain dari Cina, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab.

Pertemuan tersebut diselenggarakan oleh Korea Selatan dan Inggris, menunjukkan kerjasama internasional yang kuat dalam menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh teknologi AI.

Baca Juga: Membuat Gambar AI dengan Teks di Canva, Begini Cara Mudahnya…

Dampak Global dari UU Kecerdasan Buatan

Pengaturan baru ini tidak hanya berpengaruh di Uni Eropa tetapi juga diharapkan membawa perubahan global dalam cara teknologi AI diatur dan diterapkan.

Dengan menerapkan standar yang ketat, Uni Eropa berharap dapat menjadi pemimpin dalam pengembangan teknologi AI yang bertanggung jawab dan aman.

Pengesahan UU Kecerdasan Buatan oleh Uni Eropa menandai langkah penting dalam regulasi teknologi yang berkembang pesat ini.

Dengan menetapkan standar transparansi, akurasi, dan keamanan yang tinggi, Uni Eropa berusaha melindungi masyarakat dari potensi risiko yang ditimbulkan oleh AI, sambil tetap mendorong inovasi dan perkembangan teknologi.

Perkembangan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi negara-negara lain di seluruh dunia dalam menghadapi tantangan dan peluang yang dihadirkan oleh kecerdasan buatan. (*)

Tags: AIArtificial IntelligenceEra BaruKecerdasan BuatanPengaturanUndang-UndangUni Eropa

Discussion about this post

Berita Terbaru

Peristiwa

Balasan Operasi Jaring Laba-laba Bisa Lebih Brutal, Ancaman Nuklir Mengemuka

10 Januari 2026 | 21:19 WIB
Peristiwa

Kondisi Sejumlah Wilayah Ukraina Setelah Dihantam Rudal Balistik dan Drone Shahed Rusia

10 Januari 2026 | 21:19 WIB
Peristiwa

Tim Panther Polsek Pemulutan Ringkus Dua Perampok di Ogan Ilir

10 Januari 2026 | 21:19 WIB
Peristiwa

Viral Siswi SMP di Muratara Dibully Gara-gara Stiker WhatsApp

10 Januari 2026 | 21:18 WIB
Peristiwa

Siswi SMP di Muratara Dijambak Teman Sekelas Jadi Tontonan Ramai-ramai

10 Januari 2026 | 21:18 WIB

Pedri Jadi Harapan Terakhir Barcelona Hadapi Madrid di El Clasico Bernabeu

10 Januari 2026 | 20:29 WIB

Cristiano Ronaldo Pernah Kunyah Rumput di Latihan Juventus

10 Januari 2026 | 20:29 WIB

Endrick Terpinggirkan, Setan Merah Siap Menyambar

10 Januari 2026 | 20:28 WIB

Keputusan Tahan Vlahovic Bikin Strategi Transfer Berantakan

10 Januari 2026 | 20:28 WIB

Nottingham Forest Pecat Ange Postecoglou Selang Beberapa Menit Usai Laga Memalukan

10 Januari 2026 | 20:28 WIB

Perjalanan ke Lembah Baliem di Jantung Papua yang Menyimpan Kisah Mistis dan Keagungan Budaya

10 Januari 2026 | 20:23 WIB

10 Spot Liburan di Sleman yang Bikin Followers Auto Iri!

10 Januari 2026 | 20:23 WIB
sinata
  • Media Kit
  • Pedoman
  • Privacy
  • Terms
  • Redaksi
Seedbacklink

© 2026
PT TOP MEDIA GRUP
Jl. Bangka IX D No. VIII, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.
📧 barakdotid[at]gmail.com

No Result
View All Result
  • Indeks
  • News
    • Berita
      • People & Society
      • Peristiwa
      • Politik
      • Regional
      • Nasional
      • Dunia
      • Otomotif
      • Trending
  • Bisnis
    • Finansial
    • Investasi
    • Lowongan Kerja
  • Hot
    • Anime
    • Entertain
    • K Pop
    • Seleb
    • Sinopsis
  • Jejak
  • Misteri
  • Tekno
    • Aplikasi
    • Artificial Intelligence
    • Brand
    • Game
    • Laptop
    • Smartphone
    • Tablet
  • Sports
    • Badminton
    • MotoGP
    • Berita Bola
  • Spesial
  • Sensasi
  • Flona
    • Animalia
    • Nabatah
  • Wisata

© 2026
PT TOP MEDIA GRUP
Jl. Bangka IX D No. VIII, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.
📧 barakdotid[at]gmail.com