Barak.id – Program Beasiswa Ferry Irwandi menjadi fenomena di kalangan mahasiswa Indonesia setelah informasi tentang bantuan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama satu semester viral. Inisiatif ini digagas langsung oleh Ferry Irwandi, seorang konten kreator dan penulis buku, sebagai bentuk dukungan terhadap akses pendidikan yang semakin mahal.
Apa Itu Beasiswa Ferry Irwandi?
Program ini bukan beasiswa formal dari pemerintah atau lembaga pendidikan, melainkan bantuan pendidikan swadaya yang dirancang khusus oleh Ferry Irwandi untuk membantu mahasiswa membayar UKT satu semester penuh. Pengumuman resmi disampaikan melalui akun Instagram @irwandiferry dan platform digital yang dikelola Ferry, yakni @malakaproject.id dan @malakabooksid.
Dalam unggahan tersebut, Ferry menyatakan kesiapannya untuk menanggung biaya pendidikan mahasiswa aktif jenjang S1 yang mengalami kendala finansial. Menariknya, program ini memiliki proses pendaftaran yang sangat sederhana jika dibandingkan dengan beasiswa lain.
Baca Juga: Benarkah Ada Negara yang Meminta Iran “Melenyapkan” Amerika Serikat?
Syarat Utama Penerima Beasiswa
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Ferry menetapkan beberapa kriteria utama peserta:
-
UKT Golongan 1–3: Mahasiswa dengan biaya kuliah termasuk dalam kelompok UKT rendah sampai menengah.
-
IPK di atas 2,75: Persyaratan akademik minimal untuk menunjukkan keseriusan studi.
-
Belum menerima beasiswa lain: Diprioritaskan bagi mahasiswa yang belum mendapatkan bantuan pendidikan dari lembaga lain.
Ferry menekankan bahwa tidak ada syarat media sosial seperti follow, like, comment, atau share, sehingga fokus program benar‑benar pada kebutuhan mahasiswa, bukan gimmick online.
Cara Daftar & Batas Waktu
Calon penerima cukup menyiapkan dua dokumen penting:
-
Bukti pembayaran UKT terbaru, serta
-
Transkrip IPK terakhir.
Dokumen tersebut kemudian dikirim ke alamat email resmi: [email protected].
Pendaftaran program beasiswa ini dibuka hingga 7 Maret 2026. Karena waktunya terbatas, mahasiswa yang berminat disarankan segera mengirimkan dokumen sebelum batas akhir.
Sumber Dana Beasiswa dan Tujuan Program
Dana bantuan berasal dari keuntungan penjualan buku yang ditulis Ferry Irwandi, khususnya buku Prinsipil Ekonomi, yang populer di kalangan pembaca literasi ekonomi dan sosial. Pendekatan ini menunjukkan bagaimana karya intelektual bisa dialokasikan untuk dampak sosial yang lebih luas.
Ferry berharap program beasiswa ini dapat memperkuat keberlanjutan pendidikan tinggi bagi mahasiswa tidak mampu, serta mengurangi angka putus kuliah hanya karena masalah biaya.
Sejak diumumkan, inisiatif ini mendapat sambutan hangat dari netizen dan mahasiswa di media sosial. Banyak yang memuji langkah Ferry sebagai bentuk kepedulian yang nyata dan tanpa syarat rumit, sementara pengamat pendidikan menilai program ini dapat membuka ruang baru dalam dukungan pendidikan non‑pemerintah. []






































































