Barak.id — Bhayangkara Presisi Indonesia FC sementara unggul 1-0 atas Borneo FC Samarinda pada babak pertama laga lanjutan Liga 1 Indonesia, Sabtu (7/2/2026) sore WIB. Gol semata wayang dicetak Jean Befolo Mbarga di menit 45+4’, setelah pertandingan berlangsung ketat dan minim peluang.
Sejak peluit awal dibunyikan, duel dua tim ini berjalan keras. Baru tiga menit laga berjalan, gelandang Bhayangkara, Wahyu Subo Seto, diganjar kartu kuning usai melanggar pemain Borneo. Keputusan wasit tersebut menjadi sinyal bahwa laga akan berlangsung dengan tensi tinggi.
Bhayangkara tampil lebih dominan dalam penguasaan bola. Berdasarkan catatan statistik, The Guardians menguasai 53 persen ball possession, sementara Borneo 47 persen. Meski demikian, kedua tim kesulitan menciptakan peluang bersih.
Borneo lebih memilih bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik. Strategi ini membuat mereka minim inisiatif menyerang. Hingga 45 menit pertama, Pesut Etam bahkan tidak mencatatkan satu pun tembakan ke arah gawang.
Sebaliknya, Bhayangkara beberapa kali mencoba membongkar pertahanan rapat tim tamu. Total empat tembakan dilepaskan, meski belum ada yang tepat sasaran. Namun, tekanan yang terus diberikan akhirnya berbuah hasil di masa injury time.
Pada menit 45+4’, Jean Befolo Mbarga memanfaatkan celah di sisi kiri pertahanan Borneo. Winger asal Kamerun itu melepas sepakan yang gagal diantisipasi kiper, sekaligus membawa Bhayangkara unggul 1-0 sebelum turun minum.
Kartu kuning juga mewarnai kubu Borneo. Bek Komang Teguh diganjar kartu kuning pada menit ke-37 setelah menghentikan pergerakan Mbarga yang dinilai berbahaya.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama, skor 1-0 tetap bertahan untuk keunggulan Bhayangkara FC.
Susunan Pemain
Bhayangkara Presisi Indonesia FC (4-3-3):
Savik; Gede, Damjanovic, Sadiki, Sidibé; Moisés, Ichsan, Seto; Mbarga, Missa, Doumbia.
Pelatih Bhayangkara: Fabio Lefundes
Borneo FC Samarinda (4-3-3):
Argawinata; Cleylton, Caxambu, Nduwarugira, Astina; Hirose, Putra, Peralta; Sihran, Nunes, Enero.
Pelatih Borneo: Paul Munster
Analisis Singkat
Gol Mbarga menjadi penentu karena tercipta saat momentum berpihak pada Bhayangkara. Jika Borneo tak segera mengubah pendekatan di babak kedua, tekanan serangan tuan rumah berpotensi kembali berbuah gol tambahan. []











































































