Barak ID
  • Indeks
  • News
    • Berita
      • People & Society
        • Religion & Belief
      • Peristiwa
      • Politik
      • Regional
        • Sumatera Utara
          • Medan
          • Deli Serdang
          • Kabupaten Simalungun
          • Pematang Siantar
        • Bandung
        • Manado
        • Sulawesi Selatan
          • Makassar
          • Toraja
      • Nasional
      • Dunia
      • Otomotif
      • Trending
  • Bisnis
    • Finansial
    • Investasi
    • Lowongan Kerja
  • Hot
    • Anime
    • Entertain
    • K Pop
    • Seleb
    • Sinopsis
  • Jejak
  • Misteri
  • Tekno
    • Aplikasi
    • Artificial Intelligence
    • Brand
    • Game
    • Laptop
    • Smartphone
    • Tablet
  • Sports
    • Badminton
    • MotoGP
    • Berita Bola
  • Spesial
  • Sensasi
  • Flona
    • Animalia
    • Nabatah
  • Wisata
No Result
View All Result
  • Indeks
  • News
    • Berita
      • People & Society
        • Religion & Belief
      • Peristiwa
      • Politik
      • Regional
        • Sumatera Utara
          • Medan
          • Deli Serdang
          • Kabupaten Simalungun
          • Pematang Siantar
        • Bandung
        • Manado
        • Sulawesi Selatan
          • Makassar
          • Toraja
      • Nasional
      • Dunia
      • Otomotif
      • Trending
  • Bisnis
    • Finansial
    • Investasi
    • Lowongan Kerja
  • Hot
    • Anime
    • Entertain
    • K Pop
    • Seleb
    • Sinopsis
  • Jejak
  • Misteri
  • Tekno
    • Aplikasi
    • Artificial Intelligence
    • Brand
    • Game
    • Laptop
    • Smartphone
    • Tablet
  • Sports
    • Badminton
    • MotoGP
    • Berita Bola
  • Spesial
  • Sensasi
  • Flona
    • Animalia
    • Nabatah
  • Wisata
No Result
View All Result
Barak ID
  • Indeks
  • Berita
  • Bisnis
  • Hot
  • Sports
  • Tekno
  • Misteri
  • Wisata & Perjalanan
  • Sensasi
  • Spesial
  • Sponsored
  • Jejak
Home Dunia

Warga Paris Tabah Hidup Berdampingan dengan Bangsat alias Kutu Busuk

Author: Widya Sanari
10 Oktober 2023 | 20:21 WIB
Rubrik: Dunia
Warga paris tabah hidup berdampingan dengan bangsat alias kutu busuk

Wabah kutu busuk di Paris meningkat tajam dalam dekade ini, menyebabkan kekhawatiran dan paranoia di kalangan warganya. Penelitian mendesak dilakukan.

PARIS, BARAK.ID – Wabah bangsat di Prancis meningkat tajam dalam dekade ini, sebabkan warga Paris tabah hidup berdampingan dengan bangsat alias kutu busuk. Warga Paris kini menghadapi ancaman baru yang tidak hanya meresahkan namun juga menimbulkan kepanikan. Dalam sepuluh tahun terakhir, populasi kutu busuk di Paris telah meningkat secara signifikan, menimbulkan kekhawatiran bagi warga ibu kota Prancis tersebut.

Warga Paris Tabah Hidup Berdampingan dengan Bangsat alias Kutu Busuk

Wabah Kutu Busuk alias Bangsat Mengancam Paris

Menurut laporan Carla Bleiker dari DW, salah satu dampak negatif dari kutu busuk bukan hanya gigitannya yang gatal, namun juga paranoia yang muncul setelahnya. Memang, gigitan kutu busuk bisa memicu rasa cemas yang berkepanjangan, dengan banyak orang yang terus menerus khawatir dengan kemungkinan adanya serangan berikutnya.

Pengalaman Bleiker sendiri membuktikan betapa mengganggunya kutu busuk ini. Setelah berlibur di Rumania pada 2016, Bleiker menemukan benjolan kecil yang gatal di kulitnya. Diagnosa medis membenarkan kekhawatirannya: gigitan kutu busuk.

Kutu busuk, yang sebenarnya sudah hampir punah pada pertengahan abad ke-20, kini kembali merajalela. Mereka muncul tak hanya di tempat-tempat dengan kebersihan rendah, namun juga di hotel bintang lima, furnitur bekas, dan bahkan di ruang kargo pesawat. Ini membuat wabah kutu busuk semakin sulit untuk diberantas.

Menyebar 6.000% dalam Dekade Terakhir

Bandara Frankfurt, Jerman, sebagai salah satu respons terhadap wabah ini, menawarkan layanan anjing pelacak serangga bagi para penumpang. Layanan ini memungkinkan pengecekan barang bawaan untuk memastikan tidak ada kutu busuk yang bersembunyi di dalamnya.

Menurut Heather Lynch, profesor dari Universitas Glasgow Caledonian, jumlah kutu busuk telah meningkat antara 4.000 hingga 6.000% dalam sepuluh tahun terakhir. Faktor utama yang mendorong peningkatan ini meliputi pertumbuhan murahnya biaya perjalanan dan penggunaan yang lebih luas dari transportasi udara. Namun, yang lebih mengkhawatirkan adalah munculnya spesies kutu busuk yang lebih tahan terhadap pestisida.

Claudia Kasig dari JamiroTec, sebuah perusahaan pembasmi hama di Jerman, menjelaskan bahwa pembasmian kutu busuk memerlukan pendekatan khusus. Selain menggunakan pestisida, metode pemanasan juga diaplikasikan, dimana ruangan atau apartemen dinaikkan temperaturnya hingga kutu busuk mati karena suhu inti mereka meningkat.

Meskipun banyak cara yang dapat dilakukan untuk mencegah kutu busuk, termasuk menjaga kebersihan saat bepergian dan mencuci pakaian dengan suhu tinggi, namun realitasnya kutu busuk masih merupakan ancaman yang sulit untuk diberantas sepenuhnya.

Baca Juga: 43 Warga Malaysia Terjebak Sindikat Penipuan Telepon di Peru Berhasil Dibebaskan

Di Govanhill, Glasgow, warga memilih untuk hidup berdampingan dengan kutu busuk, mencari cara untuk mengendalikannya dengan sumber daya yang tersedia. Situasi ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan komprehensif dalam mengatasi masalah ini, menggabungkan pendidikan, kesadaran, dan sumber daya yang memadai.

Dengan meningkatnya jumlah kutu busuk di seluruh dunia, warga Paris dan kota-kota lainnya di seluruh dunia perlu mempersenjatai diri dengan pengetahuan dan sumber daya untuk melindungi rumah dan keluarga mereka dari ancaman yang semakin nyata ini. (*)

Source: DW
Tags: BangsatKutu BusukParisPrancisWabah

Discussion about this post

Berita Terbaru

Peristiwa

Balasan Operasi Jaring Laba-laba Bisa Lebih Brutal, Ancaman Nuklir Mengemuka

10 Januari 2026 | 21:19 WIB
Peristiwa

Kondisi Sejumlah Wilayah Ukraina Setelah Dihantam Rudal Balistik dan Drone Shahed Rusia

10 Januari 2026 | 21:19 WIB
Peristiwa

Tim Panther Polsek Pemulutan Ringkus Dua Perampok di Ogan Ilir

10 Januari 2026 | 21:19 WIB
Peristiwa

Viral Siswi SMP di Muratara Dibully Gara-gara Stiker WhatsApp

10 Januari 2026 | 21:18 WIB
Peristiwa

Siswi SMP di Muratara Dijambak Teman Sekelas Jadi Tontonan Ramai-ramai

10 Januari 2026 | 21:18 WIB

Pedri Jadi Harapan Terakhir Barcelona Hadapi Madrid di El Clasico Bernabeu

10 Januari 2026 | 20:29 WIB

Cristiano Ronaldo Pernah Kunyah Rumput di Latihan Juventus

10 Januari 2026 | 20:29 WIB

Endrick Terpinggirkan, Setan Merah Siap Menyambar

10 Januari 2026 | 20:28 WIB

Keputusan Tahan Vlahovic Bikin Strategi Transfer Berantakan

10 Januari 2026 | 20:28 WIB

Nottingham Forest Pecat Ange Postecoglou Selang Beberapa Menit Usai Laga Memalukan

10 Januari 2026 | 20:28 WIB

Perjalanan ke Lembah Baliem di Jantung Papua yang Menyimpan Kisah Mistis dan Keagungan Budaya

10 Januari 2026 | 20:23 WIB

10 Spot Liburan di Sleman yang Bikin Followers Auto Iri!

10 Januari 2026 | 20:23 WIB
sinata
  • Media Kit
  • Pedoman
  • Privacy
  • Terms
  • Redaksi
Seedbacklink

© 2026
PT TOP MEDIA GRUP
Jl. Bangka IX D No. VIII, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.
📧 barakdotid[at]gmail.com

No Result
View All Result
  • Indeks
  • News
    • Berita
      • People & Society
      • Peristiwa
      • Politik
      • Regional
      • Nasional
      • Dunia
      • Otomotif
      • Trending
  • Bisnis
    • Finansial
    • Investasi
    • Lowongan Kerja
  • Hot
    • Anime
    • Entertain
    • K Pop
    • Seleb
    • Sinopsis
  • Jejak
  • Misteri
  • Tekno
    • Aplikasi
    • Artificial Intelligence
    • Brand
    • Game
    • Laptop
    • Smartphone
    • Tablet
  • Sports
    • Badminton
    • MotoGP
    • Berita Bola
  • Spesial
  • Sensasi
  • Flona
    • Animalia
    • Nabatah
  • Wisata

© 2026
PT TOP MEDIA GRUP
Jl. Bangka IX D No. VIII, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.
📧 barakdotid[at]gmail.com