Barak.id – Seorang pria harus berurusan dengan hukum setelah diduga mencukur bulu kemaluan pacarnya tanpa izin saat wanita tersebut tertidur.
Tindakan yang dianggap sebagai pelanggaran terhadap tubuh korban itu terbongkar ketika sang wanita terbangun dan menyadari rambut di bagian sensitifnya telah hilang, memicu keributan hingga warga memanggil polisi dan pelaku akhirnya diamankan.
Baca Juga: Sadar dari Mabuk, Wanita Ini Langsung Histeris Saat Tahu Celana Dalamnya Hilang, Videonya Viral
Informasi dihimpun Selasa (10/3/2026, sebuah kasus tak biasa itu terjadi di Kota Benin, Negara Bagian Edo, Nigeria. Seorang pria harus berurusan dengan hukum setelah diduga mencukur sekaligus membawa kabur bulu kemaluan milik pacarnya saat wanita tersebut sedang tertidur.
Pria bernama Ibrahim Adamu (35) ditangkap aparat kepolisian setelah seorang wanita berusia 25 tahun, Jumai Jasper, melaporkan tindakan yang dianggap sebagai pelecehan terhadap tubuhnya.
Insiden ini terjadi 1 April 2015 lalu di kawasan Aduwawa, Ikpoba-Okha, dan sempat memicu kehebohan di lingkungan warga sekitar.
Bermula dari Ajakan ke Kamar
Menurut keterangan kepolisian, peristiwa tersebut bermula ketika pelaku mengajak korban datang ke kamarnya. Tidak lama setelah berada di ruangan tersebut, korban tertidur.
Baca Juga: Rudal Jadul Iran Tembus 4 Sistem Pertahanan Udara Canggih Israel, Kok Bisa?
Di saat itulah pelaku diduga melakukan tindakan yang kemudian memicu laporan polisi.
Tanpa persetujuan korban, pelaku menggunakan alat cukur untuk menghilangkan bulu ketiak sekaligus bulu kemaluan korban.
Peristiwa itu baru terungkap ketika korban terbangun dan menyadari sesuatu yang aneh pada tubuhnya.
Korban Syok, Bulu Diminta Dikembalikan
Saat sadar dari tidur, korban langsung menyadari bahwa rambut di bagian tubuh sensitifnya telah hilang. Ia kemudian menuntut pelaku mengembalikan bulu yang telah dicukur tersebut.
Namun pelaku mengaku tidak dapat menunjukkannya.
Menurut pengakuannya kepada polisi, bulu tersebut sudah dibuang.
Jawaban itu membuat korban panik dan marah hingga akhirnya berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Keributan yang terjadi menarik perhatian tetangga. Warga kemudian memanggil polisi yang segera datang dan menangkap pelaku di lokasi kejadian.
Pelaku Mengaku Pacaran dengan Korban
Saat diperiksa oleh polisi, pelaku tidak menyangkal perbuatannya. Ia mengakui telah mencukur bulu kemaluan korban.
Baca Juga: Babak Belur! Iron Dome Masih Dihujani Rudal Iran Tanpa Henti hingga Tak Berfungsi
Namun ia berdalih bahwa korban adalah pacarnya sendiri. Dalam keterangannya, ia mengaku melakukan tindakan tersebut karena ingin berhubungan intim dengan korban.
“Ia pacar saya. Saya mencukurnya karena ingin tidur dengannya,” ujar pelaku kepada polisi saat diperiksa.
Baca Juga: Mengenal USDT (Tether), Stablecoin yang Menjadi “Dolar Digital” di Pasar Kripto
Meski begitu, alasan tersebut tidak menghentikan proses hukum.
Polisi: Tetap Termasuk Pelecehan
Komisioner Polisi Negara Bagian Edo saat itu menegaskan bahwa tindakan tersebut tetap dianggap pelanggaran hukum karena dilakukan tanpa persetujuan korban.
Pelaku kemudian diamankan dan proses penyelidikan dilanjutkan sebelum kasusnya dilimpahkan ke pengadilan.
Polisi menyebut perbuatannya masuk dalam kategori penyerangan tidak senonoh terhadap tubuh seseorang. [*/sh]