Barak.id – Gelombang cuaca panas tengah menyelimuti sejumlah wilayah di Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat suhu udara di berbagai kota besar melonjak hingga kisaran 34 hingga 37 derajat Celsius, memicu kondisi terik yang dirasakan masyarakat di banyak daerah.
Informasi dihimpun Selasa (17/3/2026), fenomena ini terjadi hampir merata di sejumlah pulau besar, mulai dari Sumatra, Jawa, hingga kawasan timur Indonesia.
Baca Juga: Rudal Hantam Rumah Warga Iran, Bayi Berusia Tiga Hari Tewas di Pelukan Ibunya
Cuaca cerah dengan minim tutupan awan membuat radiasi matahari langsung memanaskan permukaan bumi sehingga suhu udara meningkat signifikan pada siang hari.
Sejumlah Kota Dilaporkan Mengalami Suhu Tinggi
Berdasarkan pemantauan BMKG, beberapa kota besar tercatat mengalami suhu maksimum antara 32 hingga 35 derajat Celsius, bahkan di beberapa lokasi menembus angka yang lebih tinggi.
Kota-kota yang terdampak cuaca panas di antaranya:
- Jakarta dengan suhu siang hari mencapai sekitar 35°C
- Surabaya di Jawa Timur dengan suhu sekitar 33–35°C
- Semarang di Jawa Tengah yang berada pada kisaran 32–35°C
- Palembang di Sumatra Selatan dengan suhu di atas 30°C
Denpasar di Bali yang mengalami pola panas serupa
Selain itu, wilayah Tangerang Selatan, Banten bahkan sempat mencatat suhu tertinggi melampaui 37°C, menjadi salah satu titik terpanas dalam pengamatan BMKG.
Sementara itu, sejumlah daerah lain seperti Serang, Yogyakarta, Makassar, hingga beberapa wilayah di Papua juga dilaporkan mengalami suhu maksimum di atas 32°C, menandakan kondisi panas terjadi hampir di seluruh kawasan Indonesia.
Suhu di Atas 36 Derajat Terjadi di Beberapa Daerah
BMKG juga mencatat sejumlah stasiun meteorologi di Indonesia sempat merekam suhu di atas 36°C, di antaranya di wilayah Palu dan Lampung.
Baca Juga: Rudal Monster 2 Ton Iran Hantam Pusat Komando Udara Israel, Sistem Pertahanan Tel Aviv Diduga Jebol
Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa panas ekstrem tidak hanya terjadi di kota besar, tetapi juga di sejumlah wilayah lain di Indonesia.
Secara umum, peta suhu harian menunjukkan dominasi suhu antara 33 hingga lebih dari 36 derajat Celsius, yang membuat cuaca siang hari terasa sangat terik dan menyengat.
Penyebab Cuaca Panas
BMKG menjelaskan, peningkatan suhu ini dipicu beberapa faktor meteorologis. Salah satunya adalah fase peralihan musim atau pancaroba yang membuat cuaca cenderung cerah dengan sedikit awan.
Baca Juga: Menlu Iran Sebut Trump Sengaja Bunuh Anak-Anak Demi Kepuasan Pribadi
Kondisi tersebut memungkinkan radiasi matahari mencapai permukaan bumi secara maksimal sehingga memicu pemanasan udara lebih intens.
Selain itu, pola angin yang relatif lemah membuat panas terperangkap di permukaan sehingga suhu meningkat.
Baca Juga: Jadi Target Utama Iran, IRGC: “Netanyahu Harus Kami Matikan”
Selain faktor cuaca regional, fenomena ini juga dipengaruhi dinamika atmosfer dan perubahan iklim global yang menyebabkan suhu udara di kawasan tropis semakin tinggi.
Masyarakat Diminta Waspada
BMKG mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas berat di luar ruangan saat siang hari, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
Baca Juga: Trump “Bakar” Uang Pajak Rakyat AS Lebih dari US$30 Miliar, Untuk Perang Tanpa Tujuan Jelas
Paparan panas berkepanjangan berpotensi memicu dehidrasi, kelelahan akibat panas, hingga gangguan kesehatan lainnya jika tubuh tidak mendapatkan asupan cairan yang cukup.
Dengan kondisi cuaca yang masih didominasi langit cerah, suhu panas diperkirakan masih akan terasa di berbagai wilayah Indonesia dalam beberapa waktu ke depan.
Baca Juga: Rudal Iran Makin Ugal-ugalan, Tel Aviv Bak Neraka: Ledakan 24 Jam Nonstop Hantam Kota
Jika diperlukan, masyarakat disarankan menggunakan pelindung seperti topi atau payung serta memastikan tubuh tetap terhidrasi saat beraktivitas di luar ruangan. [*/fet]