Barak.id — Harga Bitcoin hari ini, Rabu (25/2/2026), kembali menembus level psikologis Rp 1,1 miliar. Berdasarkan data perdagangan global, Bitcoin diperdagangkan di kisaran Rp 1.101.870.799 per koin, atau setara sekitar USD 66.000.
Lonjakan ini menjadi perhatian pelaku pasar karena terjadi setelah periode konsolidasi sepanjang awal Februari. Investor kini menilai pergerakan harga Bitcoin hari ini sebagai titik krusial yang bisa menentukan arah tren jangka menengah.
Momentum tersebut memperlihatkan bahwa minat beli masih cukup solid, meskipun volatilitas tetap tinggi.
Baca Juga: Seberapa Dalam Anjloknya Bitcoin Kali Ini dan Apa Saja Faktor Utamanya?
Pergerakan Harga Bitcoin Hari Ini dalam 24 Jam
Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin hari ini bergerak dalam rentang yang cukup dinamis:
- Level terendah harian: sekitar Rp 1,07 miliar
- Level tertinggi harian: mendekati Rp 1,12 miliar
- Perubahan harian: menguat sekitar 1–2 persen
- Volume perdagangan global: meningkat dibanding hari sebelumnya
Kenaikan ini menunjukkan adanya akumulasi bertahap dari investor besar maupun ritel.
Baca Juga: Bitcoin Hari Ini Melemah, BTC Siap Rebound atau Turun ke $60.000?
Mengapa Harga Bitcoin Hari Ini Naik?
Beberapa faktor utama yang mendorong penguatan harga Bitcoin hari ini antara lain:
1. Arus Modal Institusi
Pasar mencatat adanya peningkatan aliran dana dari investor institusional. Sentimen ini memperkuat kepercayaan terhadap aset kripto sebagai alternatif lindung nilai.
2. Sentimen Global Risk-On
Penguatan indeks saham Amerika Serikat turut mendorong aset berisiko seperti Bitcoin. Korelasi positif ini kembali terlihat dalam beberapa sesi terakhir.
3. Stabilitas Rupiah
Penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turut menjaga harga Bitcoin dalam denominasi rupiah tetap stabil di atas Rp 1,1 miliar.
Baca Juga: 10 Aset Kripto Paling Diminati di Awal 2026
Posisi Bitcoin Secara Teknikal
Secara teknikal, harga Bitcoin hari ini berada di area resistensi penting. Jika mampu bertahan di atas Rp 1,1 miliar dalam beberapa sesi perdagangan ke depan, potensi kenaikan menuju Rp 1,15 miliar hingga Rp 1,2 miliar terbuka.
Namun, jika gagal mempertahankan level tersebut, koreksi sehat menuju Rp 1,05 miliar bisa terjadi sebelum reli lanjutan.
Analis menilai fase ini sebagai periode konsolidasi sebelum pergerakan besar berikutnya.
Baca Juga: Bitcoin Turun Dari Rp1,08 Miliar ke Rp1,06 Miliar, Apa Penyebabnya?
Dampak terhadap Pasar Kripto Lain
Kenaikan harga Bitcoin hari ini turut memberikan sentimen positif ke pasar kripto secara keseluruhan.
Beberapa aset kripto utama lainnya bergerak variatif, dengan sebagian mencatat kenaikan lebih agresif dibanding Bitcoin. Rotasi dana dari Bitcoin ke altcoin mulai terlihat, terutama pada aset dengan kapitalisasi menengah.
Hal ini menandakan pasar kripto sedang berada dalam fase distribusi likuiditas.
Baca Juga: Seperlima dari Total Bitcoin yang Pernah Ditambang Diperkirakan Telah Hilang Selamanya
Apakah Ini Awal Reli Baru?
Pertanyaan terbesar investor saat ini: apakah harga Bitcoin hari ini menjadi sinyal awal reli lanjutan?
Secara fundamental, tidak ada sentimen negatif besar yang menekan pasar dalam waktu dekat. Namun, volatilitas tetap menjadi faktor risiko utama.
Jika tekanan beli konsisten, bukan tidak mungkin Bitcoin kembali menguji rekor tertinggi berikutnya dalam beberapa bulan ke depan. []











































































